Selasa, 24 September 2019

GERAKAN MAHASISWA MA'HAD UBA SIKAPI KARHUTLA

Mahasiswa sebagai Generasi perubahan (agent of change) dan kontrol sosial (social control) perlu menyikapi perkembangan yang ada di sekitarnya. Berangkat dari kegelisahan Mahasiswa Ma'had Utsman bin Affan (UBA) atas permasalahan Indonesia terkini, yang difokuskan kapada isu Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Berikut dokumentasi dari kajian sampai demonstrasi:

FGD "Karhutla melanda negeri" bersama Hima Persis DKI Jakarta dan Wahyu perdana (Walhi) pada 21 September 2019 di Perpustakaan Ma'had UBA

Foto bersama Mahasiswa Ma'had UBA dengan Hima Persis DKI Jakarta dan Walhi

Briefing sebelum demonstrasi 24 September 2019 di Ma'had UBA





Menuju Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI (KLHK)

Mahasiswa Ma'had  UBA dan Hima Persis DKI Jakarta menyampaikan tuntutan atasi karhutla kepada KLHK di gerbang masuk KLHK


Mahasiswa Ma'had  UBA dan Hima Persis DKI Jakarta menyampaikan/ audience tuntutan atasi karhutla kepada KLHK di kantor KLHK


Sholat ashar berjamaah

Mahasiswa Ma'had  UBA dan Hima Persis DKI Jakarta menyampaikan tuntutan atasi karhutla kepada DPR RI di gerbang masuk DPR RI


Press release bisa dibaca di https://www.genial.id/karhutla-dan-kejahatan-korpora

Pasar Pal Merah, Raihan


Minggu, 22 September 2019

CATATAN ORIENTASI MABA UTSMAN, DARI IDEOLOGIS SAMPAI TEKNIS






Telah terlaksana Orientasi Mahasiswa Baru (Maba) Program S1 Ma’had Utsman bin Affan (UBA) pada sabtu, 21September 2019 di Ma’had Utsman bin Affan, Jakarta. Setelah kegiatan tersebut berlangsung, berikut catatan Penulis terhadap kegiatan tersebut. Karna orientasi merupakan gerbang awal untuk mengikuti perkuliahan, maka orientasi ini perlu diperhatikan betul agar anak tangga proses akademik menuju pada esensialnya.
   
Mahasiswa sebagai sivitas akademika tentu punya hak dan harus mengoptimalkan peran dalam proses pembangunan kampus. Pembangunan disini bukan hanya sekedar pembangunan fisik tapi lebih dari itu, terkhusus kepada mentalitas maupun pikiran. Pembangunan yang lebih dari teori Kognitif, afektif, dan psikomotorik/ Taksonomi Bloom. Pembangunan Kita adalah membangun peradaban.

HIMA PERSIS 

Orientasi kemarin cukup berbeda dari orientasi sebelumnya. Bedanya terletak pada warna baru yang dihiasi oleh Kader PK. Hima Persis Ma’had UBA. Dari rapat sampai pelaksanaan PK cukup kontributif atas keberlangsungan orientasi. Keluar dari itu, isu politisasi Kampus kepada PK muncul. PK butuh sekretariat dan Kampus butuh tenaga dan pikiran PK. Keduanya punya kepentingan terkait, dan relevan. 

Narasi di atas bisa didefinisikan dengan tolong menolong, sesua dalam QS. Al maidah ayat 2:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ


Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.


Terlepas dari kepentingan Kampus terhadap PK, subtansinya PK telah masuk dalam peran pembangunan dan menghiasi warna pikiran teman-teman Maba. Tujuan ini tdak kalah mulia dengan tercapainya kepentingan PK, tergantung idealis PK untuk meneruskan perjuangan kaderisasi khususnya untuk Maba.


KAMPUS

Dengan adanya sinergitas antara PK dengan Kampus, tentu menguatkan kepada keberhasilan visi. Tapi peningkatan profesionalitas Kampus juga perlu diperhatikan, agar tidak terjadi blunder-blunder yang tidak perlu terjadi. Otimalisasi administrasi, komunikasi satu pintu, dan transparansi bisa jadi perhatian kampus.

MABA

Teman-teman Maba bisa mencari tahu catatan-catatan dari Najwa Sihab atau Anis Baswedan untuk Maba. Tapi jauh lebih penting temen-temen Maba tahu tujuan temen-temen kenapa kuliah atau belajar di Ma’had UBA. Banyak baca buku, biasakan diskusi, tuangkan dengan tulisan, jalin silaturahim, perbaiki komunikasi, diselimuti dengan ibadah yang baik, belajar, belajar, dan belajar. 

Bisa Kita renungkan maksud ayat 18 surat Al hasyr:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ 

Terjemah Arti: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan


Idiot dengan rencana bisa mengalahkan genius tanpa rencana, -Warren Buffet

Raihan

Selasa, 10 September 2019

USTADZ RULY: KEDISIPLINAN DAN GAGASAN

[Alm. Ustadz. Ruly]

Ustadz. Ruly Ifansyah bin Syamsul Qomar (06/06/1972-09/09/19: 47 tahun) baru saja dipanggil Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Sebab sakit Jantung Almarhum menghadap Ilahi pada Senin malam (09/09), dan besok paginya baru dimakamkan di TPU Cipayung. Almarhum meninggalkan Istri (Bu. Nani) dan dua anak angkat. 

Almarhum yang beralamat Jl. Basuki pulo harapan V 07/ 06 157, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, merupakan Guru di berbagai Sekolah, seperti Guru IPA di PPI 69 Jaktim dan Dosen statistik di Ma’had Utsman bin Affan, Jaktim. 

Dr. Jeje Zaenudin (Mudir am PPI 69) mengatakan setelah sholat jenazah: “Almarhum mengabdi cukup lama di Pesantren Persatuan Islam (PPI) 69, Jaktim. Bahkan sebelum menikah pun Almarhum sudah di Pesantren. Sosok yang memberi teladan dengan kehadiran yang memuaskan, Almarhum tidak terlambat, hadir sebelum waktunya. Padahal rumah Almarhum ke Pesantren cukup jauh. Kami sangat kehilangan Almarhum. Semoga keluarganya diberikan ketabahan” 

Kerabatnya pun menyampaikan: “Almarhum sangat dibanggakan di keluarga Kami. Dengan Almarhum masuk IPB (Institut Pertanian Bogor) dan mengajar di Pesantren merupakan kebanggaan keluarga.”

Almarhum sekolah di SDN Kp. Melayu 01, kemudian SMP BW1, Kramat jati, dilanjutkan di SMAN 51 Jakarta, dan IPB SOSEK, Angkatan 28.

Penulis juga merupakan Murid Almarhum di Ma’had Utsman bin Affan, Penulis merasakan pancaran semangat dari proses perkuliahan yang Almarhum sampaikan. Soal kedisiplinan sudah jadi komitmen awal Almarhum, dan Almarhum pernah menyampakan kepada para Mahasiswanya soal kesadaran yang dibangun dari diri sendiri. Seperti nama Kampus menjadi besar karna sama-sama dibangun dari Dosen dan Mahasiswanya. Ditambah dengan disiplin waktu sampai prestasi Mahasiswa. 

Sekarang Almarhum tenang di surga, ilmunya akan menjadi jariyah. Semoga Kita bisa mengikuti kebaikan-kebaikan Almarhum.

Sumber: Raihan, Facebook
Editor: Fatih
Gambar: Facebook Ruly Ifansyah

Sabtu, 07 September 2019

INFORMASI WAKTU SIDANG LAHIRKAN MOTIVASI

INFORMASI WAKTU SIDANG LAHIRKAN MOTIVASI







[Dokumentasi]

Baru saja dilaksanakan pertemuan antara Mahasiswa (calon peserta ujian komprehensif, sidang proposal, dan sidang skripsi) dengan pimpinan kampus, 07/09/19. Pertemuan dilaksanakan di kelas lantai II.

Tujuan pertemuan tersebut adalah menemukan data peserta untuk ujian komprehensif, sidang proposal, dan sidang skripsi (munaqosah).

Ustadz. Alit mengawali informasi pembukaan tentang komunikasi Ma’had Utsman bin Affan dengan AMCF. “Kita ada kendala komunikasi dengan AMCF tentang perkembangan perkuliahan Ma’had Utsman bin Affan, khususnya Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)” ujarnya.

Beliau juga menambahkan informasi tersebut. “Tidak ada pengabdian, hanya perlu ada perwakilan. Perlu ada komunikasi dengan AMCF tentang pengabdian setelah wisuda” tambahnya. Ustadz. Alit juga menginformasikan anggaran yang perlu disiapkan peserta, adapun anggaran sebagai berikut:

Bimbingan Dosen Bandung/ operasional
200.000
Sidang Proposal
600.000
Ujian Komprehensif
750.000
Sidang Skripsi/ munaqosah
1.400.000
Wisuda (belum transport Jakarta-Bandung)
1.500.000

Ustadz. Aay menambahkan bahwasannya Insyaa Allah awal oktober (15/ 20 oktober) waktu ujian komprehensif, sidang proposal, dan sidang skripsi (munaqosah), dan di tengah oktober lanjut wisuda. Kemudian 20 September adalah deadline bimbingan dosen Jakarta, dan usahakan sudah bimbingan Dosen Bandung via email. Beliau juga menambahkan Setelah selesai menulis, segera konsultasi ke Beliau dengan sudah diprint skripi dislip hitam.

Adapun beberapa Mahasiswa mempertanyakan kejelasan nimko-dikti, Ijazah, pengabdian, dan lain-lain.  


[Biaya Sidang yang diinformasikan sekitar enam bulan lalu, tetapi berbeda dengan yang diinformasikan barusan]

Raihan, Jakarta
https://www.google.com/search?q=mahad+utsman+bin+affan&oq=mahad+uts&aqs=chrome.1.69i57j35i39j0l2.4158j0j9&client=ms-android-asus-tpin&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#trex=m_t:lcl_akp,rc_f:nav,rc_ludocids:16298368722400995319,rc_q:Mahad%2520Utsman%2520bin%2520Affan%2520Jakarta,ru_q:Mahad%2520Utsman%2520bin%2520Affan%2520Jakarta